Padang, (Antara Sumbar) - Presiden Joko Widodo dipastikan melaksanakan shalat Idul Fitri 1437 Hijriah di Masjid Raya Sumatera Barat, kata Ketua Pengurus Masjid Raya Sumbar, Yulius Said di Padang, Jumat.

"Gubernur Irwan Prayitno telah menelepon saya dan mengatakan bahwa Presiden positif shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar," kata Yulius Said.

Ia menambahkan, kepastian tersebut didapatkan Gubernur setelah melakukan pertemuan dengan Presiden di Jakarta.

"Kami sebagai pengurus masjid juga telah mempersiapkan kedatangan orang nomor satu di Indonesia," ujarnya.

Tempat yang akan digunakan untuk shalat Id adalah lantai satu di dalam masjid, halaman dan jalan di samping kantor PT Telkom Sumbar dengan daya tampung keseluruhan 15 ribu jamaah.

Ia menyebutkan halaman masjid memang masih direnovasi namun akan dibentangkan tikar. Apabila turun hujan, jamaah yang ada di halaman dan jalan bisa masuk ke lantai dua dan tiga.

Lahan parkir VVIP di depan masjid arah Jalan Khatib Sulaiman, sedangkan untuk masyarakat umum bisa di jalan dan kantor-kantor instansi pemerintahan sekitar masjid.

"Kami telah mengirimkan surat ke kantor-kantor tersebut untuk dapat memberikan izin agar lingkunganya dijadikan lahan parkir," ujarnya.

Sementara arus lalu lintas dari arah masjid ke Air Tawar akan ditutup karena digunakan untuk parkir kendaraan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dijadwalkan melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar pada 6 Juli 2016.

Menurut surat edaran dari Pemerintahan Provinsi Sumbar, awalnya Presiden akan melaksanakan shalat Idul Fitri di lapangan Kantor Gubernur, namun akhirnya dipindahkan ke Masjid Raya Sumbar.

Alternatif sebelumnya adalah Lapangan Kantin Bukittinggi. Namun setelah adanya pertemuan di Jakarta akhirnya diputuskan di Masjid Raya Sumbar.

Sementara itu Kepala Bagian Protokoler Pemerintah Provinsi Sumbar, Kuswandi mengatakan tidak ada lagi perubahan rencana kedatangan presiden untuk shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar.

"Pada 2 Juli 2016 kami akan melakukan rapat finalisasi persiapan kedatangan Presiden," katanya.